Jumat, 28 Desember 2012

Kehilangan harapan di Rumah Sakit Harapan

NAMA              : ACHMAD ROMADHONI
KELAS              : 3EA17
NPM                 : 10210090
MATKUL         : PERILAKU KONSUMEN




Pendiri rumah sakit Harapan Kita pasti punya maksud mulia ketika memberikan nama "Harapan Kita" sebagai rumah sakit bukan sembarang nama.Rumah sakit memang harapan kita bahkan menjadi tumpuhan utama.saat kita terkena berbagai masalah kesehatan dan mengidap suatu penyakit dokter dan rumah sakit lah pilihan kita yang pertama.bukan dukun atau para normal.bagaimana bila rumah sakit Harapan Kita ternyata tidak bisa memenuhi harapan pasienya.harapan kita semua.bagaimana pengelola sibuk dengan kegiatan lain, sehingga pihak yang menaruh harapan malah kehilangan harapannya.seperti yang dialami gadis cilik Ayu Tria Desiani 9 tahun pasien yang meninggal karena tidak mendapat penanganan maksimal.Ruang ICU RSAB Harapan Kita, tempat ayu berharap sembuh yang harusnya steril digunakan sebagai tempat shoting sinetron Love In Paris yang tayang di SCTV patal akibatnya.
sesungguhnya pasien yang meninggal dirumah sakit biasa saja.dan keluarga pasien yang tahu bahwa dokter dan rimah sakit melakukan tindakan medis yang maksimal tentu mengikhlaskanya, yang menjadi masalah kemudian jika manjemen tidak membantu meyelamtkan pasien, memikirkan kenyamanan mereka tapi sibuk pencitraan promosi sosialisasi ini dan itu sehingga menghilangkan nyawa pasienya.sebelum sibuk membantah dan mencari cari pembenaran, bersih bersih melempar bermacam-macam alasan manajemen rumah sakit Harapan kita dan unit produksi sinetron Love in Paris agar berkaca diri dan berempati.seandainya anak kita yang meninggal di ruang ICU yang dipenuhi dengan lampu sorot, kamera, kabel, belum lagi kru yang berisik, bercanda merokok bikin kotor dan seterusnya bagaimana persaan anda??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar