Sabtu, 13 April 2013

TULISAN BEBAS BAHASA INDONESIA 2 (TIKI TAKA FILOSOFI BARCELONA)

NAMA           : ACHMAD ROMADHONI
KELAS          : 3EA17
NPM              : 10210090
MATKUL      : BAHASA INDONESIA 2






Tiki Taka: Filosofi Barcelona

Dalam buku The Linguistics of Football, istilah tiki-taka muncul saat Andres Montes, komentator dan wartawan televisi La Sexta mengucapkan “Estamos tocando tiki taka tiki taka,” yang berarti “Kami bermain tiki taka tiki taka.” Saat mengomentari laga Spanyol kontra Tunisia di Piala Dunia 2006.

Sebutan tiki-taka sendiri ada yang mengaitkan dengan mainan yang dalam bahasa Inggris disebut Clackers. Mainan yang terdiri dari dua bola kecil yang beradu dan menghasilkan bunyi “tik-tak”.
Di jagat sepak bola, tiki-taka merupakan sebuah gaya bermain yang mengandalkan umpan pendek, pergerakan pemain, mengalirkan bola di semua area dan menguasai bola sebanyak mungkin. Gaya tiki-taka banyak yang mengaitkan dengan Johan Cruyff. Legenda Belanda ini dikatakan sebagai pioneir saat memakai gaya ini kala menjadi pelatih Barcelona.
Tak disangkal, tika-tika memiliki esensi yang sama dengan total fooball: “Pemain bertahan dan penyerang memiliki porsi yang sama.” Karenanya, tak ada lagi transisi dari saat menyerang atau sebaliknya.
Berikut beberapa hal dalam gaya tiki-taka yang saat ini bisa dilihat di Barcelona atau timnas Spanyol.
Ciri-cirinya:
  • Bola selalu di atas tanah
  • Passing segitiga atau melingkar
  • Passing pendek
  • Passing ke semua arah
  • Pemain jarang berlari dengan bola
  • Bola selalu dipassing ke kaki (bukan dada atau kepala)
  • Kuasai bola secara individu atau team
  • Menguasai bola lebih penting daripada mencetak gol
  • Passing bola dengan cara sama di daerah bertahan, tengah atau depan
  • Pemain bergantian passing secara konstan
  • Passing yang sabar, akurat dan tepat
  • Merebut penguasaan sama pentingnya dengan mempertahankan penguasaan bola
  • Tekanan cepat, tinggi dan tajam diterapkan ketika hilang penguasaan bola
  • Bertahan dari daerah pertahanan musuh
  • Jika pada suatu saat bola berada pada dekat gawang lawan dan ada ruang, maka gol akan tercipta
  • 95% bola yang maju kedepan, selalu ke belakang dulu
  • Menyerang dari Belakang dan Bertahan dari Depan
  • Menyerang dan Bertahan dengan cara menguasai bola
  • Menguasai & Menguasai-kembali bukan Menyerang & Bertahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar